by

Sekilas Mengenai Kredit Mobil Toyota

Kredit Mobil Toyota – Menguasai pasar mobil Indonesia sejak tahun 2012 hingga kini, Toyota merupakan mobil yang paling banyak mendapat kepercayaan pemakai mobil di tanah air. Rata-rata penjualan setiap tahun mencapai di atas 400 ribu unit.

Jumlah ini di atas Daihatsu, Honda, Suzuki, dan Mitsubishi. Salah satu faktor keberhasilan mengapa selama lima tahun terakhir Toyota selalu peringkat pertama soal penjualan di banding merek-merek bear lainya, tentu karena Toyota merupakan salah satu pabrikan mobil yang telah lama memproduksi serta memasarkan produk-produk mobil di tanah air.

Maka kepercayaan masyarakat pun telah terbangun dengan pabrik asal Jepang ini. Apalagi Toyota juga memberikan pelayanan sangat memuaskan kepada konsumen dengan berbagai penawaran menarik. Lalu bagaimana perjalanan pabrikan asal Jepang ini berkembang di tanah air?

Ketika akan melakukan pembelian mobil secara kredit, maka sudah sepatutnya Anda mengetahui besaran cicilan bulanan dan berbagai macam biaya yang wajib dibayarkan pada saat pengajuan kredit. Hal ini tentu sangat penting untuk dilakukan, dengan harapan Anda akan memiliki sebuah gambaran yang jelas dan dapat mengukur kondisi kemampuan bayar Anda terhadap pembelian kredit yang akan dilakukan.

Beragam aktivitas dan kesibukan pada jam-jam kantor, seringkali membuat seseorang tidak memiliki waktu yang cukup untuk sekedar mendatangi lembaga pembiayaan atau bank dan melakukan simulasi kredit mobil yang akan dibelinya, barangkali Anda juga salah satu di antaranya.

Hal ini bisa dimaklumi, mengingat waktu yang sangat terbatas dan jarak tempuh yang bisa saja memakan sejumlah waktu yang panjang dalam perjalanan juga patut dijadikan pertimbangan. Namun sebagai sebuah langkah bijak dalam mengatasi hal ini, Anda bisa mencoba untuk melakukan simulasi kredit sendiri.

simulasi kredit mobil toyota

Simulasi Kredit Mobil

Meski Anda memiliki segudang kesibukan dan aktvitas yang menjadi hambatan untuk bisa melakukan simulasi kredit mobil di sebuah lembaga pembiayaan atau bank, Anda tetap harus mengusahakan untuk melakukan simulasi kredit tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah mobil.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat simulasi kredit sendiri adalah dengan mencari dan menemukan situs yang menyediakan simulasi kredit secara online. Ada banyak lembaga keuangan yang menyediakan simulasi online di situs mereka dan Anda dapat dengan mudah mengisinya sendiri. Salah satu yang terbaik adalah situs .

Pada dasarnya, isi setiap simulasi bisa saja berbeda antara satu dengan yang lainnya, hal ini karena ketentuan yang dimiliki oleh masing-masing lembaga pembiayaan tersebut juga tentu saja berbeda. Namun meski demikian, skema perhitungan yang diterapkan pada umumnya akan tetap sama.

Lakukan beberapa simulasi, sehingga Anda memiliki gambaran dan pilihan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Pastikan Anda mengerti dan paham dengan jelas mengenai berbagai istilah yang digunakan dalam sebuah simulasi, hal ini akan membantu Anda melakukan sebuah simulasi dengan mudah.

Istilah-Istilah dalam Kredit Mobil

Saat akan melakukan simulasi kredit secara online, maka Anda akan dihadapkan pada berbagai macam istilah yang bisa saja membuat Anda kebingungan. Simak beberapa poin di bawah ini terkait dengan istilah yang biasanya digunakan dalam simulasi kredit mobil:

  1. Harga On The Road (OTR)

Harga On The Road atau yang biasa disingkat dengan OTR adalah harga beli mobil setelah ditambahkan dengan seluruh pajak dan berbagai dokumen lainnya, seperti STNK dan BPKB.

Jadi dengan kata lain, harga On The Road bisa dikatakan sebagai harga keseluruhan yang harus Anda bayarkan saat akan membawa pulang sebuah mobil, di mana harga tersebut telah mencakup harga kendaraan (mobil) beserta dengan surat-surat berharganya (STNK dan BPKB).

2. Harga Off The Road

Harga Off The Road adalah harga beli sebuah mobil dan tidak termasuk dengan dokumennya. Saat Anda membeli sebuah mobil dengan harga Off The Road, maka Anda hanya baru membayar harga untuk kendaraannya (mobil) saja dan Anda masih harus membayar sejumlah dana untuk mengurus surat-surat berharganya, yakni STNK dan BPKB.

3. Tenor

Tenor adalah jangka waktu masa pinjaman yang biasanya ditentukan dalam bulan atau tahun. Pada dasarnya tenor yang diberikan untuk kredit sebuah mobil bekas, akan lebih singkat bila dibandingkan dengan tenor yang diberikan pada kredit mobil baru.

Di dalam simulasi online, tenor akan diisi secara otomatis oleh simulator atau dapat di-klik melalui kolom yang telah disediakan pada halaman simulasi tersebut.

4. Plafon Kredit

Plafon kredit adalah jumlah utang sebenarnya yang harus dibayarkan oleh kreditur. Perhitungan jumlah plafon kredit akan dilakukan dengan cara mengurangi harga On The Road dengan sejumlah uang muka yang dibayarkan.

Plafon kredit merupakan jumlah hutang sebenarnya yang diajukan dan harus dibayarkan setelah ditambahkan sejumlah biaya dan bunga yang dikenakan oleh bank.

5. Polis dan Premi Asuransi

Polis dan premi asuransi adalah bentuk perjanjian yang terjadi antara pihak pembeli dengan pihak asuransi. Polis asuransi merupakan biaya administrasi yang dipungut oleh pihak asuransi dan hanya akan dibayarkan pada awal saja.

Sedangkan premi asuransi merupakan biaya yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai bentuk kewajiban seorang kreditur atas keikutsertaannya dalam program asuransi tersebut.

Di dalam praktiknya, perusahaan leasing akan menerapkan sebuah program asuransi dalam pembelian kredit yang akan Anda lakukan, biasanya mereka akan menawarkan beberapa jenis asuransi yang bisa Anda pilih seperti di bawah ini:

  • Comprehensive atau All Risk Comprehensive

Comprehensive adalah kata lain untuk asuransi all risk. Ini merupakan sebuah asuransi yang akan menjamin semua kebutuhan biaya atas semua jenis kerususakan yang terjadi pada kendaraan Anda.

Jumlahnya akan ditetapkan berdasarkan pada prosentase, yakni sekitar 1,5-3% dari harga OTR mobil Anda setiap tahunnya. Semakin mahal harga OTR dari sebuah mobil, maka akan semakin kecil prosentase yang dikenakan dalam asuransinya.

  • Total Loss Only

Jenis asuransi ini hanya menjamin kerugian total yang terjadi pada sebuah mobil, di mana kerugian ini berupa kehilangan akibat pencurian atau kerusakan berat akibat kecelakaan yang mencapai kerusakan di atas 70%. Biaya asuransi TLO tergolong lebih murah, yakni hanya sekitar di bawah 1% per tahunnya.

Pada dasarnya, pihak leasing biasanya akan menggunakan gabungan dari kedua asuransi ini dalam kredit mobil, yakni dengan menerapkan asuransi All Risk pada tahun pertama dan asuransi TLO untuk tahun berikutnya. Namun jika Anda tetap ingin menggunakan asuransi All Risk pada tahun ke 2, maka Anda dapat menambah premi untuk tahun ke dua.

6. Biaya Administrasi

Biaya administrasi adalah sejumlah biaya yang dikeluarkan untuk mengurus administrasi kredit dan hanya akan dibayarkan satu kali pada awal pengajuan saja. Besarnya biaya administrasi akan bervariasi dan tergantung pada kebijakan masing-masing lembaga keuangan, biasanya sekitar Rp500 ribu – Rp600 ribu.

7. Biaya Fidusia

Jaminan biaya fidusia merupakan sebuah perjanjian utang-piutang yang menyatakan bahwa benda bergerak yang sedang diajukan kreditnya ini adalah miliki debitur secara sah, meskipun statusnya masih kredit dan BPKB kendaraan tersebut dijadikan agunan. Biasanya biaya fidusia akan dikenakan di awal dan di akhir perjanjian kredit.

Jumlah biaya fidusia akan disesuaikan dengan harga mobil yang akan dikredit, yakni: Rp25.000,- untuk kendaraan di bawah harga Rp50 juta, Rp50.000,- untuk kendaraan yang harganya di atas Rp50 juta. Ada baiknya Anda menyiapkan dana sebesar Rp100.000,- atau sesuai dengan harga kendaraan yang akan Anda kredit untuk biaya jaminan fidusia.

Secara umum ada tiga komponen biaya yang harus diperhitungkan, yaitu: biaya bunga dan cicilan pokok, biaya – biaya lain (biaya administrasi) dan biaya asuransi.  Mari kita bahas satu persatu

Biaya Uang Muka (Down Payment) sebesar minimal 20% dari harga mobil.

Plafon Kredit selisih antara harga mobil dengan uang muka.

Contoh

Harga Mobil   =   Rp 200.000.000
Uang Muka (DP)     =   20% x Rp 200.000.000   =   Rp 40.000.000

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *